Bismillah.

Aku adalah ombak
Ini mengisahkan
tentang aku

Tidakkah kau tahu
ombak itu
berawal dari
gemericik air

Ombak itu
berasal dari
gerak-gerik kecil

Mula-mula sepele,
tetapi menjadi
dan menjadi
Sesuatu

Kemudian menerus
Terang kepada alam
Tanpa kamuflase
seperti manusia

Riakku dirindu,
diinginkan,
sekadar mainan
lagi-lagi manusia

Aku ombak,
Sang Penghibur,
keheningan,
kesunyian,
atau bahkan
kemilauan

Aku bisa tenang,
aku bisa pasang

Aku tenang
karena tidak ada
yang membuatku
gelisah ataupun susah

Aku pasang
karena Saudara angin
yang menyokongku
dengan kesungguhan
Katanya pula
karena Saudari bulan
yang mencoba
mengoda-godaku
Asyik

Aku merindukan
malam hening
tanpa kehadiran
Kangmas badai

Aku ombak,
Salam

Salam hangat,
Latif Anshori Kurniawan