Tanggung Jawab Kepenulisan

Bismillah

Barangkali, memang di sini tempat saya lebih bebas untuk memuntahkan segenap kata-kata dalam ragam tuturan tulis. Merasa seakan bebas berekspresi, tetapi tidak memungkiri bahwa apa yang saya tuang di sini akan membumerangi saya sendiri kelak di Hari Akhir.

Jamak diketahui bahwa tulisan adalah suatu hal yang abadi. Dalam arti, ia akan terus dapat dimintai pertanggungjawaban hingga di kemudian waktu. Jika sebuah tulisan itu mengandung kebermanfaatan, tidak heran pahala dari-Nya akan tertuai dengan indahnya, baik pahala berupa balasan langsung yang dapat dinimkati dunia maupun balasan kebaikan-kebaikan-Nya di akhirat kelak. Akan tetapi, yang sering terjadi adalah tulisan-tulisan penuh kesia-siaan, akan dibawa ke mana kita melangkah jauh ke depan (?). Yang mengkhawatirkan, tentu tulisan-tulisan yang merusah, mengandung kemudaratan yang tidak diinginkan siapa pun di dunia ini, tetapi nyata adanya.

Kita tidak pernah tahu kapan sujud terakhir kita, kita tidak pernah apa kata-kata yang terakhir yang kita ucap, baik melalui maupun tidak, tulisan. Bijaklah dalam mengekspresikan tulisan di mana pun.

Salam hangat,
Latif Anshori Kurniawan