Ketika Masa Tak Lagi Surut

Bismillah.

Waktu terus bergulir. Tak mudah menerka waktu ke depan, pun tak dapat mengembalikan yang telah berlalu. Sedikit demi sedikit, mengantarkan pada suatu masa yang lebih panjang daripada sekarang.

Seakan terabaikan atau menyengaja diri untuk berpura-pura tidak mengetahuinya..!? Sungguh celaka jika kita masih seperti ini tanpa ada upaya perbaikan yang lebih baik. Minimalnya, dari sisi ruhaniah, pembenahan batin kita.

Gelisah, gundah gulana, kegalauan, seakan menjadi santapan keseharian. Tunggu, barangkali bukan berkait dengan apa yang kita prasangkakan saat ini, melainkan ada yang lebih mendesak dan sangat mengkhawatirkan, yang seringkali kita tak bersegera mendapatinya (mengetahuinya).

Terlalu berlebihan jika diri ini mengaku dekat dengan-Nya, tetapi beberapa larangan-Nya masih saja dilanggar, perintah-Nya masih saja diabaikan. Atau, merasa telah menjalankan semua perintah dan dapat menanggalkan segala larangan-Nya, serta merasa terbebas dari dosa-dosa..!? Ah, hanya prasangka kita semata. Kita tak tahu bagaimana prasangka-Nya. Sebaik-baik prasangka adalah beprasangka baik kepada-Nya.

Apa cukup dengan hanya beprasangka saja, sementara diri terbuai dengan kesibukan duniawi yang melalaikan..!? Sungguh ironi nan mematikan.

Salam hangat,
Latif Anshori Kurniawan