Bismillah.

Fonta merupakan jenis huruf yang digunakan peranti lunak komputer untuk menampilkan tulisan sehingga dapat dibaca oleh pengguna komputer. Ragam dan ukuran fonta berbeda-beda bergantung pada tujuan pemanfaatannya. Salah satu ragam fonta yang akan disinggung di sini adalah Georgia.

Entah mengapa saya kurang begitu nyaman ketika membaca tulisan pada media apa pun yang berhiaskan fonta non-Georgia. Barangkali, fonta yang ‘berkaki’ masih kurang bersahabat bagi para pembaca pada umumnya. Menurut hemat saya, seharusnya ragam fonta serupa Georgia malah saya senangi. Hemm, barangkali ini hanya soal kebiasaan, kebiasaan yang mendaki sehingga menjadi menghasratinya. Serasa ada kekhasan artistik yang diembuskan fonta ini sehingga lebih menarik pikat saya.

Jika boleh dihubungkan dengan ranah akademis, fonta ragam ini sering dihalau dengan fonta berbayar Times New Roman (TNR). Sebagaimana diketahui, fonta ragam TNR merupakan ragam fonta bawaan asali (yang terdapat di) peranti lunak perkantoran besutan perusahaan peranti lunak komputer Microsoft.

Fonta ragam TNR cenderung mendapat ruang rekomendasi tersendiri di hampir seluruh instansi-instansi pemerintah, baik dari pelayanan publik maupun hingga pendidikan, di Indonesia, terutama yang belum berkenan mengimplementasikan pemanfaatan peranti lunak sumber terbuka. Saking sering dan banyak digunakan, TNR menjadi bulan-bulanan kasih sayang yang menentramkan. Sekalipun serupa dengan TNR, banyak yang masih belum mengetahui Georgia. Padahal, Georgia tidak bersifat komersial seperti TNR.

Apa ragam fonta kegemaran Anda?

Salam hangat,
Latif Anshori Kurniawan