Bismillah.

Allahumma a-‘inniy ‘ali dzikrika, wa syukrika, wa husni ‘ibaadatika.

“Ya Allah, tolonglah aku dalam berzikir kepada-Mu, mensyukuri segala nikmat-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”
(H.R. Amhad, Abu Dawud, dari shahabat Muadz bin Jabal radhiyallahu’anhu, di-shahih-kan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib).

Penjelasan
Kalau tidak karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita dan seluruh alam semesta bukan apa-apa. Sungguh, sangat sedikit yang kita lakukan ini adalah rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kita. Tidak mungkin kita dapat bersujud, kecuali Allah Bantu. Tidak akan kita memohon kepada-Nya, kecuali Allah Bimbing. Tidak bisa kita menangis karena-Nya, kecuali Allah Berikan taufik. Kita ada, kita berusaha, kita bisa, karena Allah Semata. Lalu, apa yang pantas dibanggakan? Tiada lain, kecuali menyadari segala kekurangan kita. Mohonlah selalu ampunan atas salah dan dosa, pintalah selalu keteguhan dalam penghambaan kepada-Nya.

Sumber: Majalah Qudwah, edisi 5, volume 1, 1434 H./2013, halaman 0 (belakang sampul depan).

Salam hangat,
Latif Anshori Kurniawan