Latif Anshori Kurniawan

UN CBT 2015

Diterbitkan pada dalam Kontemplasi. Tags: .

Bismillah.

Ujian Nasional (UN) pada tahun ini diselenggarakan berbasis komputer (computer-based test: CBT). Para siswa cukup mengerjakan soal UN yang diberikan dengan mengarahkan anak panah tetikus memilih jawaban tersaji pada layar komputer.

UN CBT ini memang baru mengingat tes UN pada tahun-tahun sebelumnya masih menggunakan pensil 2B yang dihitamkan pada lembar jawab komputer (LJK). Sekarang, LJK-nya benar-benar di komputer—tidak lagi dilakukan pemindaian kertas lembar jawab.

Sistem ujian berbasis komputer seperti ini sudah diterapkan pemerintah dalam tes penerimaan CPNS beberapa bulan lalu—dengan CAT. Hasilnya pun cukup tepercaya dan memuaskan banyak pihak.

Dengan demikian, melalui UN CBT ini, diharapkan tingkat akurasi kejujuran dan hasil pekerjaan siswa dapat diukur dengan lebih objektif. Patut kita apresiasi atas hal yang telah diupayakan pemerintah melalui Kemendikbud ini.

Semoga tidak didapati lagi kabar negatif perihal kecurangan yang dibekengi instansi sekolah, lembaga bimbingan belajar, atau pihak-pihak tertentu. Semoga UN kali ini dan ke depan bukan merupakan momok bagi siswa dan orang tua mereka sehingga menghalalkan pelbagai cara, termasuk melakukan doa bersama yang tidak disyariatkan agama atau nekat melakukan kesyirikan—naudzubillah. Bismillah, semoga Dimudahkan-Nya—amin.

UN hanyalah fase yang masih ringan untuk dilalui. Asal belajar dengan baik, disertai ibadah dan doa kepada-Nya—sesuai tuntunan syar‘i, insya Allah, UN lancar dijalani.

Jangan khawatir atau takut jika Qadarullah (takdir-Nya) berkata lain, masih banyak alternatif bagi siswa. Semua yang terjadi adalah atas Izin-Nya (Kehendak-Nya) semata, jadi tidak perlu khawatir dan risau. Percayalah kepada-Nya, selalu ada jalan—insya Allah!

Semoga Diluluskan-Nya dengan elok, ya teman-teman siswa Muslim pada jenjang apa pun dan di mana pun kalian berada di Indonesia…! Amin, ya Rabb!