Di Manakah Bahasa Kita?

Hari ini, tepat sekian masa bahasa Indonesia dicanangkan. Bagi saya pribadi, hal ini masih menjadi tabir rahasia yang perlu diselami lebih dalam lagi. Apakah memang benar bahasa nasional ini lahir pada tanggal ini? Siapa (saja) tokoh yang menginisiasinya, dari pemilihan istilahnya hingga terumuskan formulasi definitifnya? Bagaimana riwayatnya (secara lengkap dan jelas) sehingga bermuara pada satu simpulan sebutan bahasa Indonesia? Lalu, mengapa disebut dan harus bahasa Indonesia?

Begitu banyak referensi yang mengisahkan perjalanan bahasa Indonesia dari kelahirannya hingga masa kini. Namun, masih belum dapat memuaskan saya. Apalagi, saya masih jamak mengandalkan dunia maya untuk menelusurinya. Rasanya, masih sangat kurang dan ingin terus mencari kebenarannya. Apabila hanya memakemkan diri dari sumber pustaka di internet, saya masih terlalu sering membilang, “Duh,” sebab beberapa, bahkan banyak sekali, laman yang memuat riwayat bahasa Indonesia didasarkan dari salin-rekat situs lain—prihatin.

Saya sendiri belum juga dapat mengetengahkan solusinya agar semua ini menjadi jelas. Adapun hal yang perlu kita lakukan adalah untuk tidak berhenti mencari tahu dan memahami kebenaran itu sembari senantiasa berupaya bertutur dalam bahasa Indonesia.

Salam bahasa Indonesia!