Nasihat Ulama: Jangan Berdemonstrasi!

Heran dengan pelbagai pihak yang memboleh berdemonstrasi di jalan-jalan dalam upaya untuk menasihati penguasa/pemerintah. Bukankah metode ini sama sekali bukan berasal dari Islam? Apakah para pendahulu umat ini mengajarkan atau memberikan teladan untuk berdemonstrasi di jalanan (hingga mengganggu ketertiban umum), sekalipun bukan untuk menasihati pemerintah?

Telah banyak nasihat terdahulu hingga kekinian perihal demonstrasi, sesuatu yang tidak dibolehkan. Kalau memang ingin menasihati pemerintah, bukan dengan beraksi di jalanan, bukan dengan beteriak-teriak di jalan-jalan, bukan malah meresahkan masyarakat sekitar pengguna jalanan yang digunakan tempat beraksi.

Islam telah datang dengan kesempurnaan dari-Nya, telah ada pula tuntunan tata cara menasihati penguasa yang elok. Bukankah aktivitas berdemonstrasi tersebut merupakan gaya menyeruakan pendapat yang diperoleh dari luar Islam? Sebagai muslim yang baik, semestinyalah mengedepankan tata nilai yang diajarkan syariat, bukan malah mengambil metode beraksi di luar syariat.

Pada tanggal 4 November 2016 Masehi, akan direncanakan sebuah demonstrasi besar-besaran oleh sebagian kelompok-kelompok yang mengatasnamakan ormas-ormas Islam. Mereka seakan menuntut keadilan kepada pemerintah atas apa yang dilakukan oleh seorang nonmuslim terhadap salah satu ayat di dalam Alquran. Semoga saja memang sedang ingin membela Islam, dikhawatirkan malah tertumpangi serbaneka kepentingan duniawi, salah satunya adalah kepentingan politik praktis.

Sayang sekali, dari aktivitas berdemonstrasi ini pun ditekankan lambang-lambang yang kurang syari. Salah satunya, mengapa tidak menggunakan penanggalan Hijriah untuk memperkuat aksi? Mereka memilih tanggal 4-11. Pembilangan 411 seolah sengaja dipilih malah sebagai upaya simbolisasi lafaz Allah dengan angka-angka tersebut–wallahul musta’an.

Berikut kami menukilkan serbaneka nasihat dari para alim ulama perihal apa yang terjadi di Indonesia pada hari ini. Ya, nasihat yang benar-benar baru, kekinian, kontemporer khusus untuk umat Islam di Indonesia, dan sahih. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

┄┄┉┉✽̶»̶̥▪»̶̥✽̶┉┉┄┄
✍🏼 📜🇲🇨 [ Terjemah Lengkap ] NASEHAT UNTUK KAUM MUSLIMIN INDONESIA TERKAIT DEMONSTRASI DI JAKARTA (Pada 4 November 2016)
🔸Asy-Syaikh DR. ‘Abdullah bin ‘Abdurrahim al-Bukhari hafizhahullah
📬 Tanya :

🌏 “Hari ini (kemarin, Jum’at 4/10/2016, pen) di Ibu kota Indonesia, Jakarta diadakan demonstrasi besar-besaran. Demonstrasi tersebut menuntut diadilnya Gubernur Jakarta, seorang yang beragama kristen, yang telah melecehkan ayat al-Quran dan para da’i !
Tak tersembunyi bagi Anda, akibat dari demonstrasi, yaitu berbagai kerusakan dan kejelekan, meskipun mereka menyebutnya sebagai aksi damai.
👉🏻 Sebagaimana diketahui bahwa yang turut serta dalam demonstrasi tersebut adalah dari berbagai kelompok, seperti shufiyyah, ikhwaniyyah, dan khawarij, serta para politikus, dll.
📝 Pertanyaan :

1. Bolehkah bagi kaum muslimin untuk ikut serta dalam demonstrasi tersebut?

2. Apa cara terbaik yang Anda nasehatkan untuk kaum muslimin demi mengganti gubernur tersebut?

3. Apa nasehat dan arahan Anda untuk kaum muslimin secara umum dan salafiyyin secara khusus terkait kejadian ini?
***
📬 Jawab :
1⃣ Pertanyaan pertama “Bolehkah bagi kaum muslimin untuk ikut serta dalam demonstrasi tersebut?”

🚫 Tidak boleh. Demonstrasi bukan bagian dari Syari’at Islam. Sebagaimana telah kami jelaskan berulang-kali. Bahkan kalaupun pemimpin suatu negeri, dan dia muslim, membolehkan dan mengizinkan demonstrasi, maka tidak ada ketaatan kepadanya dalam masalah ini. Karena tidak dibenarkan baginya mengizinkan perbuatan seperti ini. Tidak ada kewajiban mendengar dan taat kecuali dalam hal yang ma’ruf (kebaikan). «Hanyalah ketaatan itu dalam hal yang ma’ruf (kebaikan)»

❌ Sedangkan demonstrasi ini bukan termasuk perkara yang ma’ruf. Sebagaimana sudah kami jelaskan berulang kali. Ini jawaban pertama.
2⃣ Cara terbaik yang kami nasehat kaum muslimin dengannya dalam upaya mengganti gubernur tersebut, adalah menulis surat ditujukan kepada pemimpin negeri. Yang menulisnya adalah orang-orang yang berakal jernih dan tokoh terpandang, bukan rakyat jelata atau para pengacau.

📩 Hendaknya mereka menulis surat atau menyampaikan laporan, meminta agar diadili atau yang lainnya.

✍🏻 Penulisan surat dilakukan oleh orang-orang yang berakal jernih dan cerdas saja.

❌ Tidak ada demonstrasi, orasi, maupun gerakan rakyat. Ini bukan bagian dari agama Allah sama sekali.
3⃣ Nasehatku untuk kaum muslimin secara umum dan salafiyyin secara khusus, adalah nasehat sebagaimana di atas :

• Jangan ikut dalam demonstrasi!

• Jika mau hendaknya menyampaikan pengaduan kepada pemerintah dan memohon agar memberhentikan orang tersebut dari kepemimpinan di propinsi itu, atau mengadilinya.

✅ Dengan cara ini, telah tertunaikan tanggung jawab.

Jika pengaduhan itu dipenuhi, maka alhamdulilah. Jika tidak terpenuhi, maka telah tertunaikan tanggung jawab. Permasalahannya pun selesai sampai di sini.
رابط المادة:

📥 http://elbukhari.com/wp-content/uploads/2016/11/fawaid_sawtiyah_sh_albukhary_223.mp3

📲 1.18 MB
Lihat Tweet @dr_albukhary: https://twitter.com/dr_albukhary/status/794653121754624000?s=09
🔘 Majmu’ah Manhajul Anbiya || https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya || http://www.manhajul-anbiya.net
┄┄┉┉✽̶»̶̥▪»̶̥✽̶┉┉┄┄

🎯 Majmu’ah Ashhaabus Sunnah

🚀©hannel telegram: https://tlgrm.me/ashhabussunnah

┄┄┉┉✽̶»̶̥▪»̶̥✽̶┉┉┄┄

Disampaikan pula permohonan nasihat kepada ulama yang lain, selain Syaikh Abdullah al-Bukhari di atas, yakni Syaikh Abdul-Muhsin al-Abbad. Berikut nasihat beliau tersebut.

Dari Manhajul Anbiya:

🌳⭐  NASEHAT UNTUK MUSLIMIN INDONESIA TERKAIT RENCANA DEMONSTRASI 4 NOVEMBER 2016
🗒🎙 Dari salah seorang ‘ulama kota suci Madinah, Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin bin Badr al-‘Abbad hafizhahullah

• (mantan rektor Universitas Islam Madinah Saudi Arabia, dan guru besar di Masjid Nabawi)
❓ السؤال :

أن رئيس مدينة جاكرتا يستهزئ بالقرآن وعلماء المسلمين، وهو نصراني وفي الرابع من نوفمبر سوف تقام مظاهرة لطلب محاكمته، فهل يجوز لنا الخروج؟ علما بأنه كافر لا بيعة له، والمظاهرة يراعى فيها الأدب وعدم إفساد المرافق العامة.
📜 الجواب :

المظاهرات والمشاركة فيها غير صحيح! ولكنهم يعملون ما يمكنهم من غير المظاهرات، يكسبون ويذهبون، يذهب أناس لمراجعة المسؤول الأكبر الذي فوقه.
..( كلمة غير واضحة ).. المظاهرات الذي – فوضى! أصلا هي ما جاءت للمسلمين إلا من الكفار!

~~~~~~~~~~~
📬 Pertanyaan :

“Gubernur Jakarta telah melecehkan Al-Quran dan ulama muslimin, dia seorang yang beragama nasrani. Pada tanggal empat november akan diadakan demontrasi untuk menuntut diadilinya gubernur ini.
Apakah boleh kami mengikuti demonstrasi tersebut?

Perlu diketahui bahwa dia seorang kafir, tidak ada baiat baginya. Sedangkan pada demonstrasi ini akan diperhatikan adab-adab (yang baik) dan tidak akan merusak fasilitas umum.”
📩 Jawaban :

“⛔️ Demonstrasi dan ikut serta padanya tidak dibenarkan.

Akan tetapi hendaknya mereka mengupayakan sesuatu yang memungkinkan dilakukan tanpa berdemonstrasi. Mereka berusaha dan mencoba mendatangi (pemimpin yang lebih tinggi, pen), artinya ada sebagian orang pergi untuk melaporkan kepada pemimpin yang lebih tinggi, yang di atasnya.

⛈ .. (ada kata yang tidak jelas) .. Demonstrasi – kegaduhan, pada dasarnya demonstrasi itu tidak datang (masuk) kepada muslimin melainkan dari orang-orang kafir.
📥🔊 sumber audio https://drive.google.com/file/d/0Bx7DPlyk_AgSOTVidTNxWFc0SEU/view?usp=docslist_api
~~~~~~~~~~~~~~
📖📮 Tanya Jawab di majelis asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah,

🛍 Madinah, 30 Muharram 1438 M / 31 Oktober 2016 M
✍🏻 [ diterjemahkan oleh : Ust Qomar Su’adi, Lc ]
•••••••••••••••••••••

🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya

📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya

💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Terakhir, sebagaimana yang disampaikan dan ditandaskan oleh Syaikh Rabi bin Hadi al-Madkhali.

:.

*🚇HUKUM DEMONSTRASI DALAM ISLAM*
_Berkata Syaikh Robi’ Bin Hadi Al Madkholy حفظه اللّٰه :_
️Tidak ada satupun aksi Demonstrasi di dunia baik di Eropa maupun Amerika melainkan terjadi padanya kerusakan dan pengrusakan fasilitas-fasilitas, penghancuran mobil-mobil, penjarahan toko-toko, tertumpahnya darah dan tersebarnya rasa takut yang itu semua tidak diperbolehkan oleh akal maupun syariat bahkan diharomkan oleh syariat Allah dengan sebesar-besar pengharoman, dan sesuatu yang jarang jika ada tidaklah dianggap.
1⃣ Demonstrasi merupakan upaya melakukan kerusakan di muka bumi. Allah Ta’ala berfirman :
والله لا يحب الفساد
_”Dan Allah tidak menyukai kerusakan”. (Al Baqoroh : 205)_
والله لا يحب المفسدين
_”Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”. (Al Maidah : 64)._
ولا تفسدوا في الأرض بعد إصلاحها
_”Janganlah kalian berbuat kerusakan di muka bumi setelah diperbaiki”. (Al A’rof : 56)._
2⃣ Demonstrasi bertentangan dengan prinsip kesabaran terhadap kezholiman para penguasa yang itu diperintahkan oleh Rosulullah ﷺ dan ditetapkan oleh ulama’ sunnah selain kelompok Khowarij dan Mu’tazilah yang mereka memandang bahwa memberontak penguasa termasuk bagian dari Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar.
3⃣Demonstrasi mengandung kemudhorotan-kemudhorotan yang bertentangan dengan sabda Nabi ﷺ:
لا ضرر ولا ضرار ( أخرجه الإمام أحمد في مسنده وابن ماجه).
_”Tidak boleh memudhorotkan diri sendiri dan orang lain”._
4⃣ Demonstrasi termasuk fitnah-fitnah yang dikabarkan oleh rosulullah ﷺ dalam hadits-hadits seputar Al Fitan bahwa akan terjadi fitnah-fitnah tersebut sepeninggal beliau.
Rosulullahﷺ bersabda :
تعوذوا بالله من الفتن ما ظهر منها وما بطن، قالوا : نعوذ بالله من الفتن ما ظهر منها وما بطن. (أخرجه مسلم)
_”Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah yang nampak maupun tersembunyi, para shohabat berkata : Kita berlindung kepada Allah dari fitnah yang nampak dan tersembunyi”._
بادروا بالأعمال قتنا كقطع الليل المظلم يصبح الرجل مؤمنا ويمسي كافرا أو يمسي مؤمنا ويصبح كافرا يبيع دينه بعرض من الدنيا. أخرجه مسلم.
_”Bersegeralah kalian beramal sebelum datangnya fitnah-fitnah seperti potongan-potongan malam yang gelap dimana seseorang pada pagi hari masih mukmin dan di sore hari ia menjadi kafir atau di sore hari ia masih mukmin dan di pagi hari ia menjadi kafir, ia menjual agamanya untuk mendapatkan sedikit kesenangan dunia”._
….

Dan selain itu dari hadits-hadits dalam bab ini yang mengandung teguran yang kuat bagi orang-orang yang berakal.
5⃣Demonstrasi termasuk kebid’ahan yang dicela oleh Rosulullah ﷺ dan beliau menyifatinya dalam khutbah-khutbahnya dengan sejelek-jelek perkara dan bahwa ia (bid’ah) sesat.
•••

📝Sumber : http://www.sahab.net/forums/?showtopic=119578
@dinulqoyyim

Demikian beberapa nasihat dari para ulama kibar kita perihal demonstrasi yang diselenggarakan hari ini. Sungguh, demonstrasi bukan bagian dari metodologi dakwah Islam, syariat tidak pernah mengajarkan aksi-aksi semacam ini. Semoga Allah senantiasa Memberikan Taufik kepada kita–amin.

Baarakallahu fiykum.