Latif Anshori Kurniawan

#SayaWikipedia: Bebaskan Pengetahuan!

Dipublikasikan dalam Blog.

Beberapa pekan lalu, lini masa Twitter dihebohkan dengan tagar yang sangat menyakitkan. Tanpa konfirmasi apa pun, beberapa pihak memasang tagar yang menyinggung Wikipedia bahasa Indonesia (WPID) dengan sangat negatif. Salah satunya, yang masyhur, adalah diawali dari ketidakpuasan sebagian pemasang tagar negatif itu lantaran salah satu artikel di WPID yang dinilai tidak selaras dengan histori yang pernah menimpa bangsa Indonesia.

Saya bersedih atas hal ini. Mengapa sebagian pihak tersebut tidak mengedepankan kekritisan atas tulisan artikel yang dimaksud. Wikipedia merupakan tempat bagi siapa pun ingin berbagi pengetahuan mereka. Siapa pun dapat menulis, siapa pun dapat menyunting, bahkan boleh mengusulkan untuk menghapus sebuah artikel yang dirasa kurang absah informasi yang diberikan. Itulah mengapa sifat informasi pengetahuan yang terdapat pada Wikipedia sangat fleksibel, dinamis, dan real-time.

Lantaran informasi yang dituliskan/disuntingkan dapat berubah dengan cepat, tidak dianjurkan untuk dirujuk (dijadikan referensi) karya ilmiah. Wikipedia adalah ladang pengantar pengetahuan atas banyak hal di dunia. Ia didukung oleh segenap wikipediawan yang berkenan meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan di sana. Sifat pengembangan informasi di dalamnya mengedepankan gotong-royong sehingga informasi yang terdapat di dalamnya berasal dari sudut pandang mana pun, selama ada referensi absah yang mendukung.

Menjadi wikipediawan bukanlah pekerjaan yang mudah. Kita mesti meluangkan waktu, pikiran, energi, tidak jarang fasilitasi yang mendukung, guna menulis atau menyunting tulisan yang ada. Salah satu pekerjaan berat mereka adalah mereka tidak sembarang menulis. Dalam arti, segala tulisan perlu didukung dengan pengutipan/penukilan (pembuatan sitasi) dari referensi yang tepercaya. Membuat sitasi dengan memparafrase (mengungkapkan ulang informasi yang diperlukan dengan rasa bahasa sendiri) tentu tidaklah mudah dilakukan.

Tidak sedikit referensi yang dicantumkan, kecenderungannya, berupa pranala (hyperlinks, beberapa tautan) eksternal. Hal ini dimaksudkan agar pembaca atau pengunjung dapat melacak lebih lanjut kelengkapan informasi yang disertakan dalam artikel tersebut. Para kontributor Wikipedia pun tidak terbilang jumlahnya, dari segala usia, dari banyak profesi. Dari penutur bahasa (sesuai platform Wikipedia yang dijajaki) setempat, bahkan daerah, pun ada. Alhamdulillah, Wikipedia telah tersedia pula dalam pelbagai bahasa di Nusantara dengan kontributor dari seluruh penjuru dunia.

Guna mendukung makin bertambahnya distribusi khazanah pengetahuan bagi sesama, dalam Wikipedia, telah terdapat fitur penerjemahan bahasa. Biasanya, dari bahasa Inggris ke dalam bahasa lain (sesuai platform bahasa Wikipedia yang sedang dijelajahi). Sekali lagi, lantaran sifatnya yang bebas dan terbuka, siapa pun dapat menerjemahkan dengan suka-suka. Siapa pun dianggap sama di dalam Wikipedia, baik pemimpin maupun rakyat, tiada perbedaan yang diberikan, semua dapat berkontribusi menyumbang buah pikiran pengetahuannya bagi sesama.

Saking banyaknya kontributor setiap harinya, tidaklah mungkin segenap pengurus dan anggota dapat serta-merta memonitor secara penuh atas apa yang terdapat pada Wikipedia. Aksi vandalisme dari beberapa orang yang tidak bertanggung jawab tidak jarang terjadi. Dengan bantuan pengguna atau wikipediawan lainnya, kecenderungannya cepat untuk ditindaklanjuti. Sampai-sampai, Wikipedia utama (bahasa Inggris) merilis ketentuan agar aksi dari para vandal dapat diminimalisasi. Berkait dengan isu yang telah diperikan pada paragraf awal, Wikimedia Indonesia (yayasan induk Wikipedia bahasa Indonesia dan bahasa daerah) telah merilis pengumuman yang amat mencerahkan sebagaimana terinformasikan melalui twit berikut ini.

Saya senang sekali menjadi bagian mereka. Dengan ini pula, saya mendukung tagar #sayawikipedia. Hal ini sebagai bentuk solidaritas utama bahwa terlalu banyak hal kita perlu berterima kasih kepada Wikipedia, lebih-lebih Wikimedia Indonesia. Betapa banyak pengetahuan yang telah kita peroleh dari membaca ribuan artikel dari Wikipedia bahasa Indonesia. Betapa letihnya, tentunya, para wikipediawan berjuang bersama membagikan apa yang mereka tahu dan mereka dapat bagikan melalui platform terbuka ini. Mari kita dukung mereka melalui tagar #sayawikipedia sembari Anda berbagi kisah bagaimana Anda berproses dengan Wikipedia!

#SayaWikipedia