Kala Berlomba Asakan ‘Pengakuan’
Diterbitkan pada dalam Blog.
Tidak jarang, tidak ingin dikenal, diam, dan menghilang adalah lebih selamat—insyaallah.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Tidak jarang, tidak ingin dikenal, diam, dan menghilang adalah lebih selamat—insyaallah.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Apabila sabar itu berbatas, mungkin kita tidak sedang bernapas hari ini.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Terima kasih, Telkom (Telkomsel).
Diterbitkan pada dalam Blog.
WhatsApp sekadar medium berkomunikasi. Di dalamnya, tetaplah ada nilai-nilai etika nan elok dijunjung bersama.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Para pendahulu (salaf) kita meneladankan bahwa keinginan untuk tampil adalah musibah.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Maaf, izin kami tak turut tren bersepeda saat pandemi ini.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Terima kasih, Eyang Sapardi Djoko Damono.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Ada kala, atau bahkan terlalu acap, kita meminta uzur dengan bertanya.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Menjuang persatuan (kebersamaan) adalah ketika menanggalkan pelbagai emblem grup.
Diterbitkan pada dalam Blog.
Bersikap tetap lurus dan apa adanya meski tak mudah.